Jumat, 07 Agustus 2009

sajak o

SAJAK-SAJAK O………..

I (2004)

O……….. ada sesuatu tentang ini

Berkilauan jauh dari kejauhan samudra, itu mutiara

Keindahan yang melenakan pandangan mata, itu rezeki indra

Berkilau sudah bulan purnama, mengingatkan pada malam-malam indah di ranjang pengantin

Itulah pahala menjalankan sunnah

Berkilaulah mentari menyinari, terasa terang bumi di waktu siang

Itulah seruan bertebaran mencari penghidupan

Berkilaulah api memberikan hangatnya, membuat tubuh tak lagi kedinginan

Itulah pencampuran dua senyawa

O……… sungguh berkilau yang satu ini

Kilauannya menembus lorong suci

O…….. melenakan O……. kebahagiaan O……. Kecemburuan O…… ratap tangis

O…….. wajah

Bak mutiara. Bak Bulan

Bak Mentari. Bak Api

O……. wajah cantik

Semua cahayanya adalah penyatuan, menguak tirai-tirai

Mengangungkan sosok wajah sempurna, kesempurnaan Tuhan

Menampilkan sosok keindahan, keindahan Tuhan

Menampilkan sosok keagungan, keagungan Tuhan

O…… wajah cantik, mau kau apakan jiwa ini

Yang telah lama kering gersang barzah

Jiwa telah melepuh, air, tanah melepuh

O….. wajah cantik, bawa lari jiwa ini bersama kesempurnaan abadi

Kecantikan wajah menarik segalanya, jiwa ini

Dan jadikan apa saja, o wajah cantik

Milik siapa kecantikanmu?

II (2004)

O….. keramai engkau meninggalkanku

Terbenam dalamkesepian membentuk gugusan kegelappan dan mempengaruhi kondisi hati

Keramaian dunia yang menggoda, bagaikan peri-peri genit

Dengan kecupan bibirnya membuatku mimpi selamanya

Meninggalkan dunia yang tidak lagi menjanjikan kenikmatan

Keramaian kini kucampakkan, yang tersisa hanya kepingan-kepingan dan bekas-bekas luka dan kepedihan

Keramaian kini kucampakkan

Terbujur kaku dalam ratapan dan tangisan

Aku acuhkan

Tak kubutuhkan

Kau hanya membuat luka baru, di hatiku yang telah terobati

Kesunyian kini ku balut kau, dan kau membalutku

Menjadi satu kesatuan

Tak ada lagi ratap tangis dan hati luka atau tetesan air mata kesedihan

Semuanya telah habis terkuras

Dibawa oleh keramaian, diserap oleh bumi

O……. sekarang kau jauh dan meniggalkanku

III (2004)

O…………..

Wajah kekasih dalam angan

Tampak jelas

Cahaya tampak terang

Karena sentuhan minyak

Kerinduan demi kerinduan datang

Tatkala ramai dan kesepian

Dan berlipat tatkala hadirnya malam

O………..aku tak tahan

*Andik Adon penggiat seni di Lathe Biosas Associate El-Jawie

Tinggal di Syathiby :22 Latee Guluk-guluk Sumenep Madura.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar